TRANSLATOR

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
blog-indonesia.com

Rabu, 23 November 2011

IKAN IMPOR BEREDAR DI PASAR TRADISIONAL

Medan. Puluhan ton ikan impor jenis tongkol,selayar dan kembung, tiap hari masuk ke pasar tradisional di Kota Medan bersaing dengan hasil tangkapan nelayan setempat. Beredarnya ikan impor yang mayoritas dari Malaysia mengakibatkan harga ikan nelayan merosot sehingga nelayan merugi.

Pasalnya,ikan impor yang dijual di pasar tradisional lebih murah dibandingkan ikan hasil tangkapan nelayan. Misalnya, ikan impor jenis kembung dijual sekitar Rp.11.000 – Rp.13.000 per kilogram. Sementara ikan hasil tangkapan nelayan yang biasanya dijual Rp.18.000 per kg merosot hingga Rp.13.000.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Medan, Zulfahri Siagian, Minggu (20/11) di Medan, mengatakan, masuknya ikan impor sangat meresahkan nelayan. Padahal,Permen Kelautan dan Perikanan No. 15 Tahun 2011 pasal 6  menyebutkan, ikan impor hanya bisa masuk ke pusat perbelanjaan modern dan restoran. Prakteknya,ikan impor masuk ke pasar tradisional seperti pasar di Belawan, Marelan, dan Pasar Sukarame. “Ini terjadi karena pengawasan ikan tidak jalan. Lama-lama perikanan tangkap dalam negeri bisa mati,”tuturnya.

Ikan diambil dari tempat penyimpanan ikan (cold storage) importir di Belawan oleh para pedangang kecil. Beberapa pengusaha kapal ikan di Medan bahkan sudah beralih menjadi importir ikan, akibat biaya melaut tinggi. Sementara importir ikan tidak dibebani biaya masuk. Pengurusan izin tidak dikenai biaya. Keuntungan dari impor ikan satu kontainer bisa sekitar Rp. 20 juta hingga Rp.30 juta.

Anggota DPD asal Sumut, Parlindungan Purba, mengatakan, dirinya menyetujui ikan impor,namun harus sesuai aturan yang berlaku. Kementerian Kelautan dan Perikanan seharusnya melakukan studi tentang berapa sebenarnya kebutuhan ikan impor, agar izin yang dikeluarkan sesuai dengan kebutuhan. “Ikan impor bisa masuk kalau kondisi ikan kita paceklik, jadi jangan sampai ikan masuk saat kondisi ikan kita banjir,”ujarnya.
Sumber:Kompas,Senin,21 November 2011

HARGA DINAR