TRANSLATOR

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
blog-indonesia.com

Kamis, 01 Desember 2011

INDUSTRI PERIKANAN GANDENG KOREA SELATAN

Jakarta. Indonesia dan Republik Korea Selatan sepakat mengembangkan perikanan berbasis industri agar produk perikanan bernilai tambah. Kerjasama antara lain dilakukan dalam bentuk konservasi spesies dan terumbu karang, ekowisata, manajemen pengelolaan laut, dan industri perikanan terpadu.

Hal tersebut dikemukan Menteri Kelautan dan Peikanan, Sharif Cicip Sutardjo seusai menerima kunjungan Menteri Pangan, Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Republik Korea, Suh Kyu-yong. “Industrialisasi perikanan dalam negeri merupakan strategi yang akan dilaksanakan,” ujar Cicip di Jakarta, Rabu (23/11)

Korsel merupakan salah satu negara mitra Indonesia yang strategis karena keunggulan dalam teknologi kelautan dan perikanan. Sebelumnya, kedua negara pernah melakukan kerja sama perikanan yang tuntas pada tahun 2007. Kedua negara juga menandatangi dokumen pengaturan kerjasama dalam kontrol mutu dan keamanan ikan dan produk  ekspor dan impor.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementrian  Kelautan  dan Perikanan, Ketut Sugama mengemukakan, bentuk kerjasama yang akan dijajaki dengan Korsel antara lain perbaikan mutu genetik udang dan budidaya sidat. Sebaliknya, Korsel akan belajar kerapu dan rumput laut dari Indonesia.

Nilai ekspor perikanan nasional sebesar 2,8 miliar dollar  AS pada tahun 2010 masih tertinggal dibandingkan negara-negara lain, seperti Thailand 5,4 milliar dollar AS dan Vietnam sebesar 4 miliar dollar AS. Secara bertahap, nilai ekspor perikanan diharapkan meningkat melalui nilai tambah olahan ikan. (LKT)
Sumber: Kompas,Kamis,24 November 2011

HARGA DINAR