TRANSLATOR

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
blog-indonesia.com

Sabtu, 26 November 2011

AWAL MUSIM TANAM CEGAH HAMA, PETANI DISARANKAN GANTI BENIH

Kebumen, Para petani di wilayah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, diimbau mengganti jenis benih padi dari biasanya menggunakan varietas Ciherang dengan varietas Inpari yang dinilai lebih tahan terhadap serangan hama. Hal ini untuk mengantisipasi serangan hama seiring curah hujan yang meningkat dan tingkat kelembapan tanah relatif tunggi.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Kebumen, Djoenedi Fatchurahman, Sabtu (19/11), mengatakan, selama ini para petani lebih memilih menanam varietas Ciherang karena produktivitasnya tinggi, rata-rata bisa mencapai 5,5 ton – 6,5 ton per hektar. “Namun, yang dikhwatirkan dengan kondisi cuaca lembap akibat curah hujan yang mulai tinggi, jenis padi Ciherang akan rentan diserang hama terutama jenis kresek,”ungkapnya.

Oleh karena itu, Djoenedi menyarankan petani beralih menggunakan varietas Inpari 1-13. Menurut dia, hama kresek akan menyerang jaringan  organisme padi sehingga mengakibatkan tanaman mengering dan akhirnya mati.

Selain hama kresek, hama lain yang biasanya menyerang padi seiring datangnya musim hujan yakni wereng coklat, sundep, dan tikus. Menurut Djoenedi, seluruh areal tanaman padi di wilayah Kabupaten Kebumen seluas 39.000 hektar rawan terserang hama wereng coklat terutama saat tanaman berusia muda. Pada saat tanaman padi berusia 10 hari hingga 90 hari para petani harus waspada karena saat itu tanaman rentan terserang wereng. Untuk serangan hama tikus,biasanya menyerang areal pertanian yang berada di sekitar rel kereta api.

Kepala Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit Wilayah Karesidenan Kedu yang membawahi wilayah Kebumen, Retno Dyah Rahmawati, mengatakan, kendati serangan hama padi pada masa tanam sebelumnya tidak terlalu mengganas, para petani diimbau mewaspadai berbagai hama padi yang kerap muncul pada musim hujan dengan beberapa upaya pencegahan dan pembasmian hama agar produksi padi tidak anjlok.

Antisipasi Wereng
Untuk mengantisipasi serangan hama wereng coklat agar tidak menyebar dan semakin mengganas, Retno menyarankan petani tidak menanam jenis tanaman pemicu serangan wereng di sekitar tanaman padi, seperti tanaman ketan yang berdampingan dengan padi karena berpontensi terserang wereng.

“Dianjurkan pemilihan benih varietas tahan hama dan penggunaan pestisida cair,”ujarnya.
Menurut Bagyo, Ketua Kelompok Tani Desa Sempor, Kecamatan Sempor, pengolahan sawah memang molor, karena hujan baru turun beberapa hari terakhir. “Panen diperkirakan baru mulai empat bulan ke depan, sekitar bulan Maret hingga April,”vungkapnya.
Sumber:Kompas,Senin,21 November 2011

HARGA DINAR